Tahun 2013 sudah berakhir. Executive Chairman Google Eric Schmidt
mengungkap kesalahan terbesar yang dilakukannya di Google pada tahun
tersebut. Kesalahan yang dimaksud adalah tidak mengantisipasi
perkembangan jejaring sosial.
"Di Google, kesalahan terbesar saya adalah tidak
mengantisipasi perkembangan fenomena jejaring sosial," ungkap Schmidt.
"Kesalahan itu tidak akan terulang lagi," ujarnya lagi.
"Selama
ini kami sibuk mengerjakan hal yang lain, namun seharusnya kami juga
terjun di area itu dan saya yang bertanggung jawab penuh atas kesalahan
ini," tutur pria berkaca mata itu dalam sebuah interview di Bloomberg TV seperti dilansir PC Mag.
Google
awalnya tidak terlalu memperhatikan Facebook yang memulai perjalanannya
pada tahun 2004, dan sejak itu menjadi situs jejaring sosial terbesar
di dunia dengan lebih dari 1 milyar user yang menggunakan layanan ini.
Facebook
dan Google pun bersaing dalam pertempuran online dan iklan mobile.
Untuk bersaing di jejaring sosial, Google memperkenalkan layanan
jejaring sosialnya bernama Google+ pada tahun 2011.
Google+
berjuang untuk mencari pengguna baru. Namun Google terlambat terjun di
segmen jejaring sosial. Jumlah pengguna Google+ masih terpaut jauh
dibandingkan layanan jejaring sosial lain seperti Facebook dan Twitter.
Pada
kesempatan itu, Schmidt juga menyampaikan prediksinya tentang tren
tahun 2014. Menurutnya tahun 2014 adalah tahun kemenangan komputasi mobile.
Maraknya smartphone dan tablet akan membuka pintu lahirnya
aplikasi-aplikasi generasi baru terkait hiburan, pendidikan, dan
kehidupan sosial.
Schmidt juga memprediksi bahwa pasar harus siap menyambut kedatangan big data dan machine intelligence. Perusahaan harus mulai memikirkan dan mengantisipasi bagaimana menangani ledakan data dan informasi di server mereka.
Sumber : http://tekno.liputan6.com

0 komentar:
Posting Komentar