Tahun baru 2014 baru saja dimulai. Mengawali tahun baru, kabar tak
mengenakkan datang dari produsen komputer Hewlett-Packard (HP).
Perusahaan itu kembali akan merumahkan ribuan karyawannya.
HP berencana akan merumahkan sekitar 5.000 karyawan
pada bulan Oktober 2014. Hingga Oktober 2013 lalu HP telah memangkas
sebanyak 24.600 orang karyawan, masih tersisa 9.400 orang lagi yang
harus dirumahkan dari total rencana 34.000 orang.
Jumlah ini
meningkat dari yang diprediksi sebelumnya. Awalnya pada Mei 2012 HP
berencana merumahkan sekitar 27.000 karyawan. Namun kemudian jumlahnya
ditambah menjadi 29.000 orang.
Per 31 Oktober 2013, HP kembali
menaikkan jumlah perampingan sebanyak 15% dari rencana 29 ribu yang akan
dipecat. Ini berarti total karyawan yang akan diberhentikan oleh
mencapai 34.000 orang.
Langkah ini terpaksa harus ditempuh HP
karena tekanan dari pasar dan persaingan bisnis yang dihadapi sehingga
membuat HP kalah bersaing di pasar. PHK ini merupakan lanjutan dari
program perampingan karyawan yang digelar perusahaan sejak tahun 2012.
HP saat ini memiliki sekitar 331.800 karyawan. Namun
meski industri PC menurun, sejumlah analis terkejut dengan pendapatan
yang diraih HP pada kuartal empat (Q4) 2013. Pendapatan Q4 2013 HP
mencapai $ 29,1 milyar, padahal analis sebelumnya memperkirakan HP hanya
mampu meraup $ 27,9 milyar. Fakta bahwa industri PC terus menurun karena menjamurnya perangkat mobile seperti smartphone, tablet dan PC convertible adalah salah satu alasan
analis tidak menaruh harapan yang tinggi pada pendapatan HP kuartal
empat 2014.
Sumber : http://tekno.liputan6.com
0 komentar:
Posting Komentar